Sunday, 9 May 2010

MEMAHAMI SIAPAKAH SEBENARNYA SOSOK SOEKARNO. APAKAH MITOS ATAUKAH REALITAS


Soekarno dilahirkan dibawah bintang gemini yang menurut pendapatnya memberi corak beraneka warna pada pribadinya. Ia memang sosok pribadi kompleks. persoalan Soekarno erat hubungannya dengan persoalan bangsa kita sindiri. pada masa puncak kejayaannya serta puncak kekuasaannya benyak gelar diberikan kepadanya, seperti pemimpin besar Revolusi, penyambung Lidah Rakyat, Amirul Amri, dan panglima tertinggi. akan tetapi tiba-tiba semua gelar tersebut dicopot, bahkan jasa serta perannya ditiadakan, dan ia diejek. persoalannya kini bukan hanya "Siapakah soekarno itu"? melainkan siapa sebenarnya kita dahulu dan siapa kita sekarang" Apakah dahulu kita yang munafik ataukah sekarang kita yan munafik? apakah kita semua bersifat gemini?

Beberapa sarjana luar turut memikirkan Soekarno dan kita.Yang mencolok diantara mereka adalah Bernhard Dahm, yang mengatakan Soekarno tidak lain adalah seorang Tokoh dalam tradisi ratu-ratu ail di indonesia yang mana untuk sementara dapat menghipnotis masyarakat. Dengan cara canggi ia berusaha amenjelaskan teori ini. ada pula orang-orang bodoh yang berusaha melihat soekarno sebagai satu-satunya penyebab Revolusi di Indonesia. bagi kaum reaksioner ini, kalau saja momok revolusi bisa dihilangkan maka revolusi diindonesia akan selesai. pihak-pihak reaksioner yang dimaksud disini adalah Belanda. aoleh karena itu, sayang waktu itu mereka tidak mampu"men-Diponegoro_kan" Soekarno. Tentang Soekarno, kaum reaksioner ini justru kemudian membuat legenda : Soekarno sebenarnya eorang indo yang berdarah Belanda, sebab tanpa ini ia belum tentu bisa melakukan kerja Raksasanya. ada juga sarjana-sarjana yang melihat Soekarno sebagai seorang ratu jawa yang berpeci, pemimpin tradisional dalam bentuk modern.

Spekulasi-spekulasi ini memang menarik dan masih merupakan perdebatan yang tak berakhir. adisini saya berusaha menempatkan Soekarno dalam perkembangan sejrah Indonesia yang terakhir-artinya selama bergeraknya Soekarno sampai akhir masa kepresidenannya. saya berusaha meneliti pemikiran-pemikiran Soekarno dalam kerangka pertumbuhan pergerakan nasional Indonesia. sebab, antara Soekarno dan zamannya selalu ada semacam dialektika, hubungan timbal-balik. saya akan melihat kelemahan-kelemahan, kekuatan-kekuatan, serta peranannya dalam pergerakan, Revolusi, dan zaman kemerdekaan.

dari buku Sejarah Tokoh Bangsa Ong Hok Ham

Reactions:

0 comments:

Post a Comment