Tuesday, 6 April 2010

KETIKA ABDURRAHMAN WAHID BICARA DAN BERBINCANG NU SEPERTI APA CANDANYA


Kala itu aku sedang asyik menunggu di sebuah stand acara pameran buku dengan asik dan lenggang para pengunjung yang kala itu belum terlihat ramai aku menyempatkan unuk baca-baca sebuah buku canda yang kala itu aku tak tahu siapa penerbit buku itu dan yang jelas dan masih terngiang di ingatanku adalah sebuah sosok yang sangat tidak asing bagi warga Nahdlotul ulama(NU) yaitu seorang pluralisme terkenal bangsa initokoh jenaka bagi bangsa ini, siapa lagi kalau bukan Abdurrahman Wahid (gus dur).dengan asyik aku membuka sebuah halaman yang yang berjudul dan bertuliskan NU seperti AURI.

Kita paham jika sebuah tradisi orang-orang NU yang paling terkenal adalah sholawatan atau identik dengan terbangan inilah ciri khas yang selama ini orang-orang memahami tradisi Nahdlotul Ulama' (NU)contohnya :ketika ada suatu acara Maulud Nabi Muhammad, resepsi Kemanten, Atau tiap malam jum'at sering juga kita mendenganr alunan-alunan sholawat dan juga diiringi dengan alunan dendang bukan seperti dangdutan akan tetapi orang mengenalnya dengan Terbang.

kita tahu kalau Abdurrahman Wahid adalah orang yang sangat kritis, akan tetapi beliau Abdurrahman Wahid juga bisa mengemas kekritisannya itu menjadi sebuah gojlokan(Jawa)atau guyonan, bisa juga disebut kalimat jenaka

dalam guyonannya / joke nya kali ini Abdurrahman Wahid mengutarakan NU itu Kayak Auri kalau ndak salah guyonan ini saat gus dur menghadiri dan memberi sambutan dalam suatu acara resepsi
Gus Dur : NU itu kayak Auri
tanya seorang yang ada di acara kala itu
"lho ko' bisa GUS "
Gus Dur : lha itu orang yang bisa memainkan terbangan disebut penerbang ' kata Gusdur"
di NU itu banyak penerbang akan tetapi mereka tidak punya pesawat

Reactions:

0 comments:

Post a Comment