Monday, 12 April 2010

NILAI-NILAI PENDIDIKAN YANG TERKANDUNG DALAM KHITAN


Khitan adalah memotong kuluf (kulit) yang menutupi kepala penis laki-laki. Sesungguhnya orang yang kuluf (tidak di khitan) itu membatalkan wudhu dan shalatnya. Sebab kulfah (kulit zakar) menutupi dzakar secara keseluruhannya, sehingga ia dapat terkena air kencing dan tidak mungkin dapat di keringkan. Maka syahnya bersuci dan shalat itu, tergantung kepada khitan. Atas dasar ini, maka banyak diantara ulama’ salaf dan khalaf melarang menjadikan orang yang tidak di khitan sebagai imam. Sedangkan shalatnya sendiri, di anggap sebagai shalat yang udzur sebagai halnya orang yang selalu kencing.
Nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam khitan.

1. Nilai Pendidikan Kesehatan
a. Dengan terkelupasnya kuluf (kulit luar dzakar), berarti seseorang akan selamat dari peluh berminyak dan sisa kencing yang mengandung lemak dan kotor. Sisa-sisa tersebut tentu bias mengakibatkan gangguan kencing dan pembusukan.
b. Khitan dapat mengurangi kemungkinan berjangkitnya kanker kelamin. Kenyataan ini membuktikan bahwa kanker banyak berjangkit pada orang-orang yang khulufnya sempit, dan jarang di dapat pada bangsa-bangsa yang berpegang pada wajibnya khitan.
c. Dapat menghindarkan anak dari penyakit ngompol
d. Khitan dapat menimbulkan kebersihan dan keindahan bentuk dzakar

2. Nilai Dari Segi Agama
a. Khitan merupakan pangkal fitrah dari syi’ar Islam, serta membedakan antara seorang muslim dengan non muslim.
b. Khitan merupakan pernyataan ubudiyah kepada Allah, sebagai manifestasi kepatuhan dan ketaatan kepada-Nya.

3. Nilai Dari Segi Seksual
a. Khitan dapat memperlambat ejakulasi dalam bersenggama. Kepala khitan yang selalu labil. ejakulasi tidak begitu cepat, karena sahwat tidak begitu terangsang disebabkan kulit kepala Apabila terjadi terbuka senantiasa bergesekan dengan kain atau celana dalam, sehingga tidak begitu peka dan persenggamaan dengan istr, dzakar agak kebal gesekan kain atau celana. Lamanya masa bersenggama bagi wanita menimbulkan kepuasan tersendiri apabila kalau dapat mencapai orgasmus secara serempak.
b. Khitan bagi wanita juga dapat mengurangi sahwatnya, karena salah satu rangsangan seksual yang paling peka terletak pada ujung kelentit. Kalau sebagian ujung kelentit dibuang maka dapat mengurangi gejolak sahwat yang berlebihan terutama bagi wanita hyper sex. Akan tetapi kalau terlalu panjang di potong ujung kelentit tersebut, menyebabkan wanita menjadi frigud (dingin sahwat)
Reactions:

0 comments:

Post a Comment